Kamis, 11 Agustus 2011

Pembahasan Soal OSN SMP Bidang Matematika Tingkat Nasional Tahun 2011

Sehubungan dengan padatnya kegiatan penulis selama bulan Agustus s/d Oktober 2011 untuk mengikuti diklat nasional di Depdiknas Jakarta tentang Pembelajaran berbasis ICT maka baru sempat mengerjakan 6 soal dari 10 soal OSN yang sudah penulis posting sebelumnya. Namun rekan-rekan penulis Pak M. Yusuf dan Pak Eddy Hermanto sudah terlebih dahulu mempublikasikan pembahasan soal tersebut secara lengkap. 

Penulis berusaha menyelesaikan soal-soal dengan pendekatan siswa SMP, sesuai dengan tema blog yaitu "Olimpiade Matematika SMP". Terkadang memang cukup panjang, namun tujuan penulis adalah mengantarkan siswa untuk memahami permasalahan sesuai dengan kemampuan dasar yang sudah dimiliki. Sehingga nantinya siswa dapat menemukan alternatif-alternatif pemecahan lain yang menurut siswa lebih baik. Pengertian baik  disini sangatlah relatif. Adakalanya baik bagi satu siswa belum tentu baik menurut siswa lain.

Untuk membandingkannya silahkan pembaca melihat Solusi yang sudah dibahas oleh dua teman penulis di atas.

Adapun versi penulis, silahkan didownload link berikut :
Pembahasan Soal OSN SMP Bidang Matematika Tingkat Nasional Tahun 2011

Komentar, kritik, dan saran dari pembaca sangat penulis harapkan guna kesempurnaan tulisan ini . Semoga bermanfaat.


2 komentar:

baktiolimpiade mengatakan...

Setahu saya panjang atau pendek tidak mempengaruhi nilai asal proses semuanya benar. Saya pernah memiliki seorang anak yg mengerjakan satu buah soal OSN dengan jalan yg sangat panjang. Ketika saya berdiskusi dengan dia, saya beritahu jalan yg sangat pendek. Nilai anak tersebut tetap 7 (sempurna) untuk soal tsb. Jadi, panjang atau pendek tidak ada pengaruh.
Secara pokok solusi yg dibuat Pak Arif sangat bagus. Saya tidak tahu bagaimana penilaian untuk OSN SMP tapi saya memiliki catatan atas solusi dari Pak Arif.
Pada soal nomor 6, kasus yg dibahas hanya untuk n <=41. Bagaimana jika n > 41 ? Apa yg terjadi ? Itu hsrus ditulis meskipun hasilnya nanti adalah bahwa tidak ada n yang memenuhi untuk n > 41. Kecuali misalnya telah dibahas sebelumnya bahwa n <=41 sehingga pembagian kasusnya hanya n = 41 dan n < 41.
Untuk soal nomor 8, nilai 14 dan 19 yg didapat itu baru kemungkinan. Untuk memastikannya maka harus dibuat segilima yg memenuhi hal tersebut. Jika misalnya setelah dicoba-coba nilai 19 ternyata tidak bisa dipenuhi maka harus dibuktikan bahwa 19 tidak mungkin menjadi nilai masing-masing sisi. Lalu beri contoh untuk nilai 18.
Demikian, mudah2an ada manfaatnya.

Saiful Arif,S.Pd mengatakan...

Terima kasih Komentarnya. Saya terima sebagai masukan yang sangat berharga untuk perbaikan selanjutnya.